Kemkominfo Siap Atur Game Digital Berdasarkan Usia dan Konten

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Selasa, 16/08/2016 21:00 WIB
Kemkominfo Siap Atur Game Digital Berdasarkan Usia dan Konten Ilustrasi permainan interaktif elektronik (Antara Foto/ Dewi Fajriani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan klasifikasi permainan interaktif elektronik atau game digital sesuai dengan kelompok umur dan kategori konten yang terkandung di dalamnya, seperti tertuang dalam salinan Peraturan Menteri Kominfo No.11/2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik.

Dalam aturan itu, Kemkominfo mengklasifikasi game sesuai dengan kelompok umur 3 tahun, 7 tahun, 13 tahun, 18 tahun, dan semua kelompok umur.

Pengelompokan klasifikasi ini seperti dimuat dalam Pasal 2, bertujuan membantu penyelenggara atau pembuat game dalam memasarkan game mereka, dan membantu masyarakat memilah-milah permainan yang sesuai dengan umur penggunanya.



Kategori konten yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain rokok, minuman keras, narkotika, psikotropika, zat adiktif, kekerasan, darah, mutilasi dan kanibalisme, penggunaan bahasa, penampilan tokoh, seksual, penyimpanan seksual, simulasi judi, horor, dan interaksi dalam jaringan (daring).

Dalam aturan ini, Kemkominfo juga menetapkan kategori konten yang tidak boleh ditampilkan dalam game berdasarkan klasifikasi umur. Berikut rincian

Kelompok umur 3 tahun dan 7 tahun atau lebih

Game yang ditujukan untuk kelompok usia ini diminta untuk:
  • Tidak memperlihatkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur rokok, minuman keras, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif
  • Tidak menampilkan kekerasan, unsur darah, mutilasi, kanibalisme, penggunaan bahasa kasar, umpatan, dan/ atau humor dewasa
  • Tidak diperkenankan menampilkan tokoh menyerupai manusia yang memperlihatkan bagian organ vital sehingga bisa menimbulkan hasrat seksual dan berujung pada penyimpangan seksual
  • Tidak mengandung simulasi judi dan adegan atau gambar horor yang memicu perasaan takut
  • Tidak memiliki fasilitas interaksi dalam jaringan baik berupa percakapan, multipemain, maupun pertukaran data
Khusus untuk kelompok usia 3 tahun lebih, permainan interaktif harus dilengkapi dengan ketentuan adanya pendampingan dari orang tua. Kemudian, semua transaksi yang dilakukan dalam permainan hanya bisa dilakukan oleh orang tua atau wali.


Kelompok umur 13 tahun atau lebih:

Karakter utama dalam game tidak memperlihatkan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan rokok, minuma keras, dan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lain.

Unsur kekerasan diperbolehkan hanya sebatas pada tokoh animasi dan tidak disertai kekerasan bertubi-tubi disertai rasa benci, amarah, atau menggunakan senjata yang menyerupai. Konten juga tidak diperkenankan mengandung unsur humor dewasa dan tidak berkonotasi seksual seperti menampilkan bagian vital yang menyerupai manusia.

Tidak diperkenankan menampilkan atau memperdengarkan suara yang bisa dikonotasikan dengan kekerasan atau kegiatan seksual sehingga bisa berujung pada aksi penyimpangan seksual.

Permainan interaktif juga bukan merupakan kegiatan judi yang menggunakan uang asli maupun uang virtual yang bisa ditukar dengan uang asli. Unsur horor yang bisa menimbulkan perasaan ngeri atau takut berlebih.

Penyelenggara permainan interaktif telah melakukan filterisasi untuk penggunaan bahasa kasar, umpatan, dan istilah seksual. Untuk kelompok usia ini diperbolehkan memiliki fasilitas interaksi dalam jaringan berupa pertukaran data pribadi, dengan catatan telah disetujui oleh pemilik data.

Kelompok umur 18 tahun atau lebih

Khusus untuk kelompok usia 18 tahun atau lebih permainan tidak diperkenankan menampilkan atau memperdengarkan pornografi dan tidak mengandung unsur kegiatan judi yang menggunakan uang asli atau uang virtual yang bisa ditukarkan dengan uang asli.

Dalam klasifikasi usia ini, beberapa kategori konten yang boleh diperlihatkan antara lain:
  • Sebagian kecil adegan pada tokoh utama boleh memperlihatkan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan rokok, minuman keras, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya
  • Unsur kekerasan pada tokoh animasi dapat menyerupai manusia
  • Konten dapat menampilkan unsur darah, mutilasi, dan kanibalisme
  • Dapat mengandung unsur humor dewasa berkonotasi seksual
  • Tidak menampilkan tokoh menyerupai manusia yang memperlihatkan alat vital
  • Tidak menampilkan atau memperdengarkan suara yang dikonotasikan sebagai kegiatan atau kekerasan seksual
  • Konten bukan sebuah kegiatan judi yang menggunakan uang asli atau uang virtual yang bisa ditukarkan menjadi uang asli
  • Konten mengandung unsur horor yang bisa memicu rasa ngeri atau takut secara berlebih
  • Memiliki fasilitas interaksi dalam jaringan berupa percakapan, multipemain, dan transaksi keuangan.


Registrasi permainan interaktif oleh penyelenggara

Dalam Pasal 10, pemerintah meminta pembuat game untuk menyertakan beberapa hal penting saat merilis game guna implementasi klasifikasi usia dan kategorisasi konten ini. Hal penting itu antara lain nama permaian interaktif elektronik, platform distribusi, jenis atau genre, waktu rilis, versi, target kelompok usia, deskripsi singkat mengenai permaian, gameplay berupa video dan/ atau cuplikan gambar, komposisi termasuk peringatan, dan anjuran batas waktu penggunaan game sesuai usia.

Kemudian pembuat atau penerbit game harus mengajukan klasifikasi permainan dan mendaftarkannya melalui situs www.igrs.id dengan dilengkapi informasi mengenai nama penanggung jawab, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, atau email.

Meski peraturan ini sudah ditetapkan sejak 15 Juli 2016, sayangnya sampai sekarang situs tersebut belum resmi dirilis.

Setelah mendaftarkan permainan, nantinya Komite Klasifikasi akan melakukan uji kesesuaian secara acak dan berkala berdasarkan pengaduan masyarakat atau berita yang beredar jika dianggap ada ketidaksesuaian dengan hasil klasifikasi.

Komite Klasifikasi ini akan terdiri dari para ahli atau komuniyas teknologi juga game yang bertanggungjawab kepada menteri melalui direktur jenderal. Nantinya, Komite Klasifikasi akan menyampaikan rekomendasi kepada direktur jenderal paling lambat lima hari kerja setelah menemukan ketidaksesuaian dalam sebuah game. (evn/adt)


ARTIKEL TERKAIT