Kompetisi ini dibuka untuk umum, di mana mereka akan diberi tugas mengembangkan pemrograman Robot Valkyrie yang menyerupai manusia (humanoid) agar bisa berfungsi di Mars.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip situs Popular Science, para kontestan kompetisi NASA juga harus membuat Valkyrie mampu menyelaraskan sistem komunikasi, memperbaiki susunan panel surya dan kebocoran di habitat Hab.
Sekadar diketahui, Valkyrie pertama kali dirancang oleh tim teknisi di Johnson Space Center NASA. Awalnya purwarupa Valkyrie didesain pada 2013 untuk kompetisi tahunan robotik yang diselenggarakan oleh lembaga DARPA.
Valkyrie aslinya dirancang sebagai pertolongan saat peristiwa bencana alam di Bumi. Ia bisa berjalan, memanjat, menjaga keseimbangan jika berdiri dengan satu kaki, dan menavigasikan ruangan.
Perangkat ini dilengkapi oleh 200 sensor, di mana 38 sensor tersebar di dua tangannya, serta 4 kamera yang disematkan di tubuhnya untuk merasakan kondisi sekitarnya secara real-time. (tyo)