Koenigsegg Regera, Mobil Hyper 400 KM/J dari Swedia

Hafizd Mukti, CNN Indonesia | Jumat, 09/09/2016 08:38 WIB
Koenigsegg Regera, Mobil Hyper 400 KM/J dari Swedia Koenigsegg Regera. (Dok. Koenigsegg)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tidak banyak yang mengetahui merek Koenigsegg asal Swedia ini. Namun, mobil hyper yang baru muncul 1994 sudah bisa disandingkan dengan merek mobil sejenis kenamaan lain yang memiliki sejarah panjang seperti Ferrari, Bugatti, Maserati dan McLaren.

Hingga kini, sepertinya belum ada Koenigsegg yang mengaspal di Indonesia, selain karena kalah tenar dengan merek-merek legendaris hypercar, Koenigsegg memiliki rentang harga di atas Rp20 miliar (jika mengacu produk sebelumnya, Koenigsegg Agera).

Kehadiran varian terbaru, Koenigsegg Regera dikabarkan harus ditebus dengan harga 1,5 juta Poundsterling atau setara Rp 26,3 miliar.


Tampaknya ini adalah kekuatan super baru dari sebuah hypercar jalanan yang membuat Koenigsegg Regera bukan menjadi substitusi atau pelarian dari brand pembuat mobil eksotis nan kencang.
Regera adalah sebuah ekses dari kesempurnaan, dengan mesin tengah twin-turbo 5-liter V8, tiga motor elektrik yang mampu mengeluarkan tenaga setara 1,479 tenaga kuda bertorsi hingga 1,465 yang disalurkan ke roda belakang. Regera hanya akan diproduksi 80 unit saja oleh pabrikan kecil di Angelholm, Swedia.
Koenigsegg Regera. (koenigsegg.com)
22 tahun kehadiran Koenigsegg dan kemunculan Regera saat ini, membuatnya setara dengan McLaren P1, Porsche 918 Spyder dan Ferrari LaFerrai, namun dengan performa yang lebih dari segalanya.

Dikutip BBC.Com, dalam percobaannya, mengendarai Regera membutuhkan keberanian, kemampuan lebih agar bisa membawanya turun ke jalanan.

Koenigsegg adalah perusahaan kecil yang hanya menelurkan setidaknya 120 mobil saja di seluruh dunia untuk saat ini dan mereka tidak memiliki keinginan untuk membuatnya sebagai produk massal layaknya industri besar dalam skala penjualan. Regera jadi kejutan baru. Sebelum mencapai kecepatan nyaris 400 kilometer per jam, perlu Anda ketahui mobil ini memiliki rumus bodi karbon mandiri, yang pertama menggunakan ban serat karbon, membuat sirkuit ECU sendiri termasuk sarana hiburan dan yang pertama menggunakan teknologi baterai F1 untuk sebuah mobil jalanan.
Koenigsegg Regera. (koenigsegg.com)

Terdapat satu motor elektrik di tiap ban belakang yang menghasilkan nyaris 700 tenaga kuda. kekuatan itu sama dengan Tesla Model SP90D atau membuat produsen McLaren P1, Porsche 918 dan LaFerrari terkejut dengan performa itu.

Proyek ambisius Christian van Keonigsegg, menawarkan Regera dengan akselerasi 100 km/j hanya 2,8 detik saja dan kecepatan maksimum di 400 km/j. Namun kenyataannya membuat banyak kejuatan, dalam sebuah uji coba yang dilakukan TopGear.com, akselarasi dari 140 km/jam hingga 250 km/jam hanya memerlukan waktu 3,2 detik.

Penghitungan waktu mencatat, kecepatan 400 km/jam bisa tercapai dengan waktu sekitar 20 detik saja, dan berada di 300 km/j di angka 11 detik.
Koenigsegg Regera. (koenigsegg.com)
Soal akselerasi, Regera seakan dibuat dan terus dibuat untuk menekan batas kecepatan. Jika McLaren P1 menjadi salah satu yang mengejutkan sejauh ini, maka Regera siap memberikan kejutan lainnya. Regera jadi proyek pertama Koenigsegg sebagai cumulo-nimbus di daratan.

Kehadiran Regera seakan membuat Bugatti tertunduk, karena tidak juga mengeluarkan suksesor Bugatti Veyron. Regera adalah penerus Agera dengan penampakan lebih di semua lini. Mounting karet peredam getaran mesin, sayap belakang hidrolik dan pintu hiidrolik depan belakang membuatnya terlihat kalem namun enak dipandang.
Kabin ibarat sebuah karya seni dengan ruang yang luas untuk ukuran hypercar, bodi karbon keseluruhan dan tempat duduk yang nyaman dipadukan dengan spesifikasi baterai F1 dengan transmisi tunnel khas Koenigsegg. (pit/pit)