NASA baru-baru ini mengumumkan rencana untuk melelang koleksi tuanya itu melalui badan lelang RR Auction.
Mengutip Engadget, robot 'mannequin' ini secara khusus dirancang khusus untuk NASA oleh IIT Research Institute antara tahun 1963 dan 1965 khusus untuk pengujian pakaian ruang angkasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibandingkan menggunakan boneka, NASA beralasan pemilihan robot sebagai model memungkinkan mereka mengukur tekanan yang kemungkinan dibutuhkan pakaian saat dikenakan di ruang hampa udara. Selain itu juga pemilihan tekanan yang tepat membuat tubuh pemakainnya terhindar dari bengkak akibat efek dekompresi.
Desain robot dibuat semirip mungkin dengan manusia. Sistem peredaran darah yang terbuat dari tabung nilon dengan minyak mengalir di dalamnya layaknya replika tubuh manusia.
Sebuah sensor untuk mengukur kekuatan terhadap purwarupa pakaian pun tak luput dari robot usang ini. Tujuannya, untuk mengumpulkan data kualitatif terutama yang menyangkut tekanan udara.
Sistem peredaran dara buatan kabarnya tidak bisa menangani tekanan hidrolik, sehingga NASA terpaksa harus menghentikan penggunaan robot untuk pengembangan proyek pakaian astronotnya.
Meski sudah terdapat kerusakan di beberapa bagian, rencananya NASA akan melepas robot tua ini seharga US$80 ribu atau setara Rp1,05 miliar. Bagi yang berminat membeli, penawaran daring akan dibuka pada 15 hingga 26 September melalui situs RR Auction. (evn)