"Kita butuh orang yang berpengalaman untuk membantu percepatan pengembangan industri e-commerce Indonesia," tulis Aulia dalam pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (9/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma meraih kesuksesannya setelah membesarkan kerajaan bisnis berbasis internet asal China dengan nama Alibaba. Kesuksesan Ma makin dikenal luas pada September 2014 saat Alibaba berhasil merengkuh US$25 miliar saat melantai perdana (IPO) di bursa saham New York sekaligus mencatatkan sejarah sebagai IPO terbesar sepanjang sejarah keuangan Amerika Serikat.
"Saya mengusulkan Jack Ma sebagai penasihat. Kita harus memperkenalkan e-commerce Indonesia agar dilirik internasional dengan harapan ada investor yang mau endorse produk-produk Indonesia," ucapnya saat ditemui di sebuah acara di Jakarta, Kamis (8/9).
Ambisi Menkominfo mengibarkan bendera e-commerce dalam negeri ke pasar global wujud dari target pemerintah pada 2020.
Pada tahun tersebut, pemerintah bersama Nurbaya Inisiatif menargetkan menciptakan 8 juta UKM dan memperoleh pemasukan 130 miliar dolar AS dari industri e-commerce.
Pemerintah berencana mengajak e-commerce lokal seperti Tokopedia dan Bukalapak serta agregator Nurbaya Inisiatif untuk terhubung dengan Tmall. "Untuk melindungi UKM kita juga," tutup Rudiantara.
Senada dengan Rudiantara, Aulia mendukung program pemerintah yang mencanangkan Indonesia sebagai negara dengan perekonomian digital terbesar di Asia Pasifik pada 2020.
(tyo)