CEO Ford Mark Fields pada Senin lalu (12/9) mengaku bahwa perusahaan berniat menjual mobil otonom tanpa kendali setir (self-driving) di showroom mereka pada 2025 mendatang.
Menurutnya, mobil tanpa kemudi setir bisa menjadi akses publik yang lebihi dari sekadar layanan mobil ride-sharing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar pertengahan dekade kami akan menjual mobil otonom untuk konsumen agar bisa digunakan sehari-hari," kata Fields, seperti dikutip dari Mashable.
Sementara situs berita Bloomberg mewartakan, Fields menyatakan ingin membuat mobil pintar otonomnya itu digunakan oleh banyak orang tanpa terkecuali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Fields tidak menyebutkan rentang harga yang kira-kira akan dipasang perusahaan.
Sebelum mengumumkan ambisi menjual mobil otonom pada 2025, Ford pada Agustus kemarin mengatakan akan membangun mobil yang sepenuhnya otonom pada 2021, tanpa keberadaan kemudi atau setir maupun pedal.
Mobil macam ini direncanakan Ford untuk dipakai sebagai kendaraan berbagi tumpangan, dan untuk merealisasikannya pihak perusahaan akan bekerjasama dengan sejumlah startup yang fokus mengembangkan teknologi mobil pintar.
Startup itu antara lain adalah Velodyne yang membuat sensor LIDAR, lalu mengakuisisi SAIPS asal Israel yang mengembangkan komputer dan peranti lunak kecerdasan buatan. Selain itu juga telah dilakukan perjanjian lisensi dengan Nirenberg Neuroscience yang membuat "retina virtual", dan berinvestasi di perusahaan peta digital Civil Maps.
Ford juga akan memperkuat basis penelitian dan pusat inovasinya di Palo Alto dan berencana melipatgandakan tim peneliti pada akhir tahun 2017. (evn)