Pihak Microsoft mengkonfirmasi bahwa keputusan itu bertujuan untuk menyatukan sejumlah posisi teknis yang berisiko terhadap fokus global layanan Skype dan Yammer.
Yammer sendiri merupakan layanan jejaring sosial korporasi yang diakuisisi Microsoft pada 2012 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah merumahkan ratusan karyawan tersebut dianggap masih mengindikasikan adanya pergeseran prioritas Microsoft. Dari pengakuan mantan karyawan Skype kepada media The Financial Times, Microsoft disebut semakin mengendalikan Skype, salah satunya mengganti pegawai di sana dengan karyawan Microsoft sendiri.
Sekadar diketahui, Microsoft mencomot Skype sebesar US$8,56 miliar atau setara Rp113 triliun pada Mei 2011 dari grup investor Silver Lake.
Lihat juga:Google Pamer Ketangguhan Chrome ke Microsoft |
Aksi tersebut sebetulnya bukan akuisisi perdana bagi Skype. Sebelum sebagian saham diambilalih oleh Silver Lake, eBay sudah lebih dulu membeli Skype pada September 2005 seharga US$2,6 miliar.
Keputusan Microsoft mengakuisisi Skype diumumkan tak lama setelah Google dan Facebook menyatakan tertarik untuk bekerjasama dengan Skype.
Setelah diakuisisi, Skype mendukung perangkat Microsoft seperti Xbox, Kinect, hingga Windows Phone. Skype sendiri diciptakan oleh Niklas Zennström dari Swedia dan Janus Friis dari Denmark. (adt)