Stok yang tiba ini merupakan setengah dari total 1 juta unit Galaxy Note 7 bermasalah yang ditarik dari peredaran AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, sebagian besar pengguna bersedia mengembalikan Galaxy Note 7 karena ada opsi untuk menukarkan dengan ponsel Samsung tipe lain. Hanya segelintir orang yang memilih opsi menerima pengembalian dana dari setiap unit ponsel yang ditukarkan.
Seperti diketahui, sejak dirilis pada Agustus lalu, Samsung terpaksa menarik dari pasar dan menghentikan 2,5 juta unit Galaxy Note 7 yang telah dipasarkan di 10 negara.
Isu anomali baterai yang berujung pada insiden ledakan membuat Samsung mengambil langkah untuk merilis update peranti lunak demi menghindari baterai overheat. Setelah terinstal, Samsung berharap nantinya pengguna bersedia menginformasikan jika ada kejanggalan dengan perangkat tersebut.
Aksi penarikan dan penghentian sementara penjualan Galaxy Note 7 berimbas pada turunnya nilai saham Samsung hingga 7 persen dan membuat valuasi perusahaan ikut merosot hingga US$14 triliun.
Bukan hanya kerugian secara finansial, Samsung juga harus menerima kenyataan berupa pelarangan terbang dari sejumlah otoritas penerbangan dan maskapai di berbagai negara. (evn)