Perangkat atau headset Daydream View adalah tindak lanjut dari Daydream yang merupakan standar desain referensi dari Google untuk peranti keras dan peranti lunak VR.
Secara fisik, Daydream View terbuat dari kain dan busa, bukan dari plastik seperti Samsung Gear VR, atau dari karton seperti Google Cardboard. Google mengatakan bobot Daydream View hanya 220 gram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang jurnalis menjajal Daydream View di konferensi pers Google di San Francisco, California, AS, pada 4 Oktober 2016. (REUTERS/Beck Diefenbach) |
Seperti kacamatan VR pada umumnya, Daydream memiliki tali agar perangkat itu bisa terpasang di kepala. Ia memiliki ruang untuk mata. Ruang itu cukup besar, bahkan untuk kacamata berukuran besar.
Ini adalah cara yang ditawarkan Google agar pengguna tak memakai gamepad dengan koneksi Bluetooth, atau meraba-raba sisi kanan kacamata yang terpasang di kepala.
Dalam memperkaya konten VR, Google telah menggandeng sejumlah perusahaan besar agar mereproduksi konten untuk dimainkan dengan kacamata Daydream View. Salah satu yang digandeng adalah perusahaan pemegang lisensi film Harry Potter: Fantastic Beasts and Where to Find Them, agar mereka menyediakan konten VR.
Google juga bekerjasama dengan Netflix, HBO, dan Hulu. Ada pula sekuel game EVE: Gunjack, yang merupakan salah satu game terbaik di Samsung Gear VR. Totalnya, Google berkata ada 50 mitra yang bakal dirangkul untuk memperkaya konten VR, termasuk dalam dunia pendidikan.
Paket Daydream View dan alat pengontrolnya akan dijual mulai November seharga US$79. (adt)
Seorang jurnalis menjajal Daydream View di konferensi pers Google di San Francisco, California, AS, pada 4 Oktober 2016. (REUTERS/Beck Diefenbach)