Jejak kaki dinosaurus itu memiliki panjang satu meter dan lebar 77 sentimeter. Bagi tim ilmuwan, menemukan jejak yang ukurannya lebih dari 100 sentimeter sangat langka.
Jenis dinosaurus tersebut diyakini bernama Sauropod yang memiliki leher panjang, kepala kecil, dan memakan tumbuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan temuan langka, bisa dibilang fosil ini masih bagus dengan ukuran satu meter lebih dan lengkap dengan kukunya," tutur pihak Okayama University of Science, seperti dikutip dari situs Huffington Post.
"Kerangka fosil dari dinosaurus raksasa seperti Sauropod ini diharapkan bisa kami temukan," ujar tim ilmuwan.
Sebelumnya, fosil dinosaurus raksasa Titanosaurus ditemukan di Antartika pada 2011 oleh tim peneliti Argentina, disusul temuan kerangka tulang lainnya yang berada di Patagonia tiga tahun kemudian.
Jejak kaki raksasa yang ditemukan di Mongolia (dok. Okayama University of Science) |
Jejak kaki raksasa yang ditemukan di Mongolia (dok. Okayama University of Science)