Mengutip Sammobile, Samsung diketahui mempertimbangkan menggunakan baterai LG Chem untuk flagship terbarunya Galaxy S8.
Kabar ini berhembus tepat sepekan setelah Samsung memutuskan untuk menghentikan produksi Galaxy Note 7 dan menggantinya dengan ponsel model lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mencari keberagaman pemasok komponen, salah satunya LG Chem," kata salah satu petinggi Samsung.
Hanya saja, meski sudah mengganti pemasok baterai menjatuhkan pilihan pada perusahaan China ATL yang diklaim lebih aman, hal itu justru tidak menyelesaikan masalah.
Unit yang diklaim lebih aman justru masih memicu kasus panas berlebih dan ledakan. Hingga saat ini kasus kegagalan kedua masih menjadi tanda tanya besar bagi Samsung.
Perusahaan asal Korea Selatan ini memastikan akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait kegagalan kedua yang ditemui pada Galaxy Note 7. (evn)