"Keunggulan kita adalah kita tahu apa yang diinginkan masyarakat. Kita punya R&D yang paham apa yg dibutuhkan orang indonesia," tegas Usun Pringgodigdo, General Manager Polytron untuk lini ponsel.
Satu hal yang menonjol adalah sistem operasi baru bernama FIRA. Ini merupakan pengembangan Polytron di atas OS Android yang telah mereka gunakan di ponsel mereka sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polytron mengedepankan sistem operasi buatan sendiri bernama FIRA, hasil modifikasi OS Android. CNN Indonesia/Bintoro Agung |
Dalam OS itu juga terdapat FIRA Store yang diklaim oleh Polytron memudahkan pengguna dalam melakukan pembayaran seperti tagihan listrik, pulsa, sampai voucher game.
Pada ponsel keluaran terbarunya ini, Polytron cukup royal dengan spesifikasi yang mereka usung. Pada kamera, misalnya, Prime 7S dibekali kamera dengan lensa cukup besar baik di belakang sebesar 16 MP maupun 8 MP di bagian sekunder.
Dari mesin penggeraknya, Polytron menggunakan prosesor Helio P10 Octacore 2.0 GHz didukung dengan RAM 3GB dan kapasitas penyimpanan 64GB.
Saat ini Prime 7S resmi beredar di pasaran via online. Sedangkan secara ritel, ponsel lokal ini baru bisa ditemui di gerai Erafone. Adapun harga yang dipatok Polytron untuk Prime 7S berada di kisaran Rp4,8 juta yang tersedia dua varian warna. (pit)
Polytron mengedepankan sistem operasi buatan sendiri bernama FIRA, hasil modifikasi OS Android. CNN Indonesia/Bintoro Agung