IMOS 2016 Dorong ABS di Semua Kelas Roda Dua

Hafizd Mukti, CNN Indonesia | Minggu, 06/11/2016 05:16 WIB
IMOS 2016 mendorong semua jenis roda dua untuk menggunakan pengereman ABS, hal itu untuk menekan angka kecelakaan yang berisiko tinggi pada motor. Pengunjung melihat-lihat sepeda motor Honda di Showroom Honda Wahana, Jakarta, Rabu, 20 Juli 2016. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono. (Adhi Wicaksono/CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pada Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 di hari ke-2, sejumlah peserta pameran memperkenalkan teknologi-teknologi terbaru yang berkaitan dengan sepeda motor dan keselamatan berkendara. Dorongan penggunaan antilock breaking system (ABS) terus dikampanyekan untuk meredam angka kecelakaan.

Beberapa jenis sepeda motor, terutama yang berkapasitas mesin besar atau motor sport, sudah dilengkapi dengan teknologi pengereman anti-lock braking system (ABS) pada saat ini. Teknologi pengereman ini diklaim dapat meningkatkan keamanan dan juga kenyamanan berkendara, dan hal itu tengah didorong untuk diaplikasikan dari jenis motor paling rendah sekalipun.

ABS diharapkan bisa mengurangi tingkat kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Teknologi ABS versi 10 ini dapat ditanamkan pada motor dengan mesin ber-cc kecil. Ukuran ABS ini lebih kecil dari produk sebelumnya, sehingga memang cocok untuk sepeda motor kelas 125 cc seperti bebek dan skutik.


Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) 36 persen kecelakaan yang terjadi di Indonesia melibatkan sepeda motor. Hal ini dikuatkan dengan pernyataan dari PT Robert Bosch yang menunjukkan ada 21 ribu kecelakaan yang melibatkan sepeda motor terjadi di Indonesia dan Thailand per tahun.  

"Kami mendukung penggunaan teknologi ABS. Kami akan melihat lebih dulu kesiapan industri untuk penggunaan ABS di produk-produknya. Mungkin realisasinya satu atau dua tahun lagi," ujar Gunadi Sinduwinata, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (4/11).

Cara kerja ABS adalah saat pengereman mendadak di kecepatan tinggi atau saat hujan yang membuat jalan licin membuat roda kendaraan (baik mobil atau motor) sulit dikendalikan dan berakibat sulitnya dalam melakukan pengereman mendadak.

Roda menjadi terkunci dan mobil susah untuk dikendalikan jika melakukan pengereman mendadak tanpa ABS. ABS ini yang akan membantu dalam melakukan pengereman mendadak, dan membantu dalam mengendalikan motor jika anda mengerem mendadak.