Ketiga varian tersebut akan dirakit di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat, yang juga merakit sasis untuk bus dan juga kendaraan penumpang premium Mercedes-Benz.
Mercy mengklaim pihaknya akan membenamkan spesifikasi mumpuni di kelas truk berat yang belum semua produsen kendaraan komersil terapkan.
Fitur premium di kelas truk Mercy akan menjadi standar, sperti anti-lock braking system (ABS), fitur kenyamanan pendingin udara di dalam kabin untuk kendaraan tambang, lampu LED dan pemutar musik MP3. Tak hanya itu, Mercy pun membenamkan konektivitas dalam truknya untuk memantau pergerakan kendaraan dan sopir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk sistem transmisi, Mercy membenamkan transmisi otomatis enam, sembilan dan 12 percepatan. Khusus untuk 3336K, yang merupakan varian tertinggi menggunakan 12 percepatan otomatis, bahkan truk yang memiliki berat 27,5 ton ini di klaim sangat mudah dikendarai.
Lihat juga:BMW 1-Series Sedan Kuasai Pasar China |
"Siapa yang biasa menggunakan mobil otomatis, saya pastikan mereka bisa menggunakan 3336K," kata Erich Nasselhauf, CEO Daimler India Comercial Vehicles saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, di Jakarta (9/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Varian lainnya, MB 1623 C ada di angka 170kW/2200rpm, 810Nm/1200-1600rpm dengan penggerak roda 4x2 bermesin 6,7 liter enam silinder. Sedangkan MB 2528 RMC memiliki keluaran tenaga 205kW/2200rpm dan torsi 1100Nm/1200-1600rpm dengan mesin yang sama, 6,7 liter enam silinder.
Ketiga truk ini sudah mulai bisa di pesan pada Januari 2017 dengan target pendistribusian April 2017.
"Kami pastikan kendaraan kami reliabilitas dan efesien secara ekonomi dengan kenyamanan khas Mercedes," ujar Erich.
(tyo)