Mataharistore.com diluncurkan sebagai versi online dari toko fisik Matahari Department Store yang telah tersebar di ratusan kota Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Hadi, pihak perusahaannya memberi bantuan pengembangan sisi teknologi untuk platform Mataharistore.com. Kemudian online marketing serta sejumlah talent yang akan membantu bisnis transisi offline ke online.
Hadi juga menuturkan, soal jumlah pengguna pun tidak akan berpengaruh, dalam artian pengguna MatahariMall dan Mataharistore.com hitungannya sama.
"Pengguna akan sama saja. Karena jika kalian buka situs Mataharistore.com dan sudah diarahkan ke bagian pembayaran, tampilannya akan serupa dengan MatahariMall karena kami pada dasarnya melebur jadi satu," kata Hadi.
Pengguna yang telah memiliki akun MatahariMall dikatakan Hadi, tidak perlu repot-repot sign-up lagi.
Di tempat yang sama, Director of Merchandising and Marketing Matahari Dept. Store Christian Kurnia juga mengatakan, bahwa layanan online Mataharistore.com memang sejak awal direncanakan akan dilebur bersama MatahariMall.
Selain urusan biaya yang akan jauh lebih mahal, mereka merasa perlu binaan khusus dari sisi teknologi.
"Kalau bangun sendiri rasanya tidak mungkin karena akan lebih efisien jika jalan beriringan dengan MatahariMall, ditambah kami mendapat banyak bantuan dari sisi teknis. Yang penting Mataharistore.com bisa memberi pengalaman khusus dengan harga terjangkau, mengingat tidak ada SPG dan sewa pendingin ruangan," terang Christian.
Sejauh ini, Mataharistore.com masih akan memantau perkembangan pasar dan respons dari masyarakat, oleh karena itu Christian tak bisa memasang target angka transaksi hingga akhir tahun atau sampai 2017.
Selain versi situs web, aplikasi mobile Mataharistore.com sudah bisa diunduh di platform Google Playstore dan Apple App Store.
(tyo)