Peggy Whitson adalah astronaut berkebangsaan Amerika Serikat yang dinyatakan sebagai perempuan tertua yang masih menjelajah luar angkasa.
Perempuan kelahiran Iowa 56 tahun silam ini adalah seorang peneliti bidang biokimia. Sejak bergabungnya di badan antariksa AS pada 2002, Expedition 50/51 ini mencatatkan rekor baru yang berhasil ia capai dalam hal durasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, Expedition 50/51 sendiri memiliki durasi selama enam bulan. Jadi jika dikalkulasikan, total durasi yang berhasil dicapai Whitson hingga nanti ia mendarat kembali ke Bumi kira-kira 534 hari, 2 jam, dan 48 menit.
Whitson mengaku, ia memang tertarik bergabung ke dalam Expedition 50/51 karena menganggap dirinya sudah berpengalaman.
"Betul sekali, saya memang sudah tua," ujarnya dalam wawancara dengan NASA.
Usianya yang sudah matang ditambah pengalaman mengorbit sejak lama diyakininya menjadi modal berharga untuk bisa bergabung kembali.
Expedition 50/51 beranggotakan Whitson, Oleg Novitskiy dari Roscosmos Rusia, dan Thomas Pesquet dari European Space Agency (ESA). Mereka meluncur dari tanah Kazakhstan dengan pesawat awak Soyuz milik Rusia.
Tim Expedition 50/51 sesaat sebelum meluncur ke ISS. (REUTERS/Kirill Kudryavtsev) |
Tim ini akan melakukan sejumlah tugas dan eksperimen ilmiah seperti mengurut DNA dan studi biologi lainnya.
"Jika berbicara tujuan NASA sebelum saya meninggal, kita semua perlu hidup di Mars. Mungkin umur saya tidak akan panjang, jadi tim NASA sebaiknya mewujudkannya!" seru Whitson. (hnf/tyo)
Tim Expedition 50/51 sesaat sebelum meluncur ke ISS. (REUTERS/Kirill Kudryavtsev)