Telkom mengklaim data center ini menjadi yang pertama dan satu-satunya data center yang telah memiliki sertifikasi rancangan Tier-IV dari Uptime Institute (UTI). UTI sendiri merupakan institusi yang membuat standardisasi klasifikasi sisten sertifikasi Tier data center.
Sertifikasi ini diberikan lantaran Telin-3 sudah memenuhi standar pengelolaan risiko yang ketat dan jaminan data yang dibutuhkan beragam industri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Telkom Akui 2017 Persaingan Makin Ketat |
Data center Telin-3 dibangun setinggi lima lantai di atas lahan seluas 20 ribu m2 dan mengadopsi sistem multi-tier. Ketersediaan layanan dengan sistem modular memungkinkan pengguna memilih beragam layanan dengan variasi tier yang sesuai kebutuhan bisnis.
CEO Telin Singapore Septika N. Widyasrini mengatakan Telin-3 bukan sekedar data center biasa, karena menjadi yang futuristik, handal, fleksibel, dan mudah dikembangkan.
Kehadiran Telin-3 melengkapi data center kelas dunia yang telah dimiliki TelkomGroup saat ini di Indonesia seluas 100.000 meter persegi dengan klasifikasi Tier-III yang berlokasi di Serpong Tangerang, Sentul, dan Surabaya. Sementara data center yang telah bersertifikasi Tier-IV berlokasi di Jatinegara, Jakarta Timur.
Telin Singapura menjadi bisnis pertama yang Telkom Group yang disiapkan untuk merambah pasar global yang telah berbasi software di Asia Pasifik. Rancangan yang dibangun dengan VMWare Validated Design meliputi layanan pengolahan data, penyimpanan, sistem jaringan hingga pengelolaan layanan dengan sistem cloud dan platform.
“Data Center Telin-3 ini merupakan salah satu langkah penting bagi TelkomGroup untuk meningkatkan kemampuanyang mendukung ekosistem bisnis digital pelanggan secara regional maupun global,” imbuh CEO Telkom Group Alex J. Sinaga. (evn)