Pasalnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah membahasnya bukan dengan Kementerian Keuangan saja, tapi dengan lembaga negara terkait lainnya. Hal tersebut juga dipertegas oleh I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Jenderal Industri Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika saat ditemui di acara peluncuran produk rakitan lokal BMW Seri-7, Sunter, Jakarta Utara, belum lama ini.
Agen Pemegang Merek rencananya hendak mengusulkan satu kajian lagi namun, pihak Kementerian Perindustrian pun membuat pertemuan dengan Kementrian Lingkungan, Kementrian Keuangan, Kementrian Perhubungan dan ESDM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai penggantian dari emisi Euro 2 ke Euro 4, Putu juga mengungkapkan bahwa pertamina sedang menyiapkannya, dipastikan bahwa penggantian emisi bisa terlaksana pada tahun 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika pemerintah benar-benar ingin menerapkan kebijakan tersebut, maka konsumen akan menikmati kendaraan dengan harga terjangkau. Terutama dari pabrikan berteknologi tinggi yang sanggup menekan angka emisi ke titik terendah.
Saat ini standar bahan bakar minyak untuk kendaraan di Indonesia masih berstandar Euro 2, sementara di negara-negara Eropa, yang sudah menerapkan sistem pajak berdasarkan emisi CO2, BBM yang dijual sudah berstandar Euro 6. (tct/pit)