Meski punya peran yang mirip dengan lebah, sebetulnya, makhluk ini adalah cacing, dan krustasea laut. Dalam penelitian yang dipimpin Brigitta van Tussenbroek dari National Autonomous University of Mexico, hewan tanpa tulang pungggung itu rutin mengerubuti tanaman laut tropis yang disebut rumput kura-kura (Thalassia testudinum).
Di rumput itu, mereka mendapatkan nutrisi, seperti karbohidrat dan protein. "Dalam penelitian ini, kami menunjukkan bahwa hewan invertebrata mendatangi rumput laut T.testudinum memenuhi syarat untuk dianggap sebagai agen penebar serbuk bunga," ujar tim peneliti di jurnal Nature Communications.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan ini sekaligus membantah anggapan bahwa penyebaran serbuk bunga di laut hanya bisa terjadi lewat arus. Sebelumnya, kalangan peneliti cukup yakin bahwa satu-satunya cara semua tumbuhan di dasar laut berkembang biak secara abiotik.
Usai eksperimen tadi, para peneliti terkejut dengan hasilnya. Meski demikian, mereka tetap beranggapan bahwa air adalah medium utama dalam penyebaran serbuk rumput kura-kura. Hanya saja, faktor hewan laut berukuran mikro ini dipercaya meningkatkan keberhasilan reproduksi sang tumbuhan.
Studi Tussenbrook ini hanya melihat satu spesies tumbuhan. Sehingga, tak bisa diambil kesimpulan yang sama apakah reproduksi tumbuhan laut lain juga dibantu hewan-hewan mikro.