Pokemon Go memang tidak secara langsung dikembangkan oleh Nintendo sebagai pesaing utama Sony. Namun, sudah jelas Nintendo mendapat untung dari game berbasis augmented reality itu karena perusahaan memiliki sepertiga saham di Pokemon Company.
Mengutip kantor berita Reuters, Sony siap merilis 6 dari 10 judul game baru yang sedang mereka garap. Judul seperti Everybody's Golf yang populer di konsol PlayStation akan diadaptasi ulang ke platform mobile.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Nintendo Switch Tuai Banyak Pujian |
Judul game lain yang Sony rencanakan segera rilis adalah PaRappa the Rapper dan Arc The Lad mulai April tahun depan.
Kompetisi di game ponsel merupakan iklim yang relatif baru untuk Sony. Mereka selama ini lebih dikenal sebagai produsen konsol PlayStation di mana Sony tampil sebagai raja.
Sony telah sukses menjual 40 juta unit PlayStation 4 sejak pertama kali diluncurkan. Angka itu jauh mengungguli rivalnya Xbox One yang baru terjual 18 juta unit.
Sedangkan Nintendo dengan mesin konsol Wii U cuma laku 12 juta unit sepanjang hayatnya.
Jeblok di pasar konsol justru mendorong Nintendo sukses di game ponsel cerdas. Puncaknya terjadi saat Nintendo memperkenalkan aplikasi Pokemon Go pada Juli lalu yang berhasil diunduh lebih dari 500 juta kali hanya dalam waktu dua bulan.
Analis pasar game Newzoo pun menyebut Jepang sebagai tempat raksasa produsen game berada merupakan lahan basah. Setengah dari pasar game yang bernilai US$12,4 miliar atau sekitar Rp165 triliun disumbang oleh game mobile. (hnf)