Indosat Ooredoo Dorong Cipika Play jadi Publisher Game

Susetyo Dwi Prihadi, CNN Indonesia | Selasa, 13/12/2016 06:03 WIB
Selain berperan sebagai distributor vocer game online di Indonesia, Cipika Play akan naik level dengan menjadi publisher game. Ilustrasi (Foto: Dok. My Arena)
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan over the top (OTT) punya Indosat Ooredoo, Cipika Play, semakin serius mengembangkan bisnis game di Indonesia. Selain berperan sebagai distributor vocer game online di Indonesia, Cipika Play akan naik level dengan menjadi publisher game.

Hal ini disampaikan S.A. Bardan, Product Management Manager Div. e-Commerce Indosat Ooredoo, saat menghadiri platform game online My Arena dari True Digital Plus.

Kata S.A. Bardan, bisnis game di Indonesia sangat potensial, karena peminatnya sangat banyak. Saat ini peminat game terpusat di Indonesia Barat, padahal potensi di Indonesia Timur juga tak kalah banyaknya.


Untuk meningkatkan penetrasinya di bisnis game, Cipika Play telah banyak mendukung komunitas gamers, tim, dan membuat turnamen, seperti turnamen Cipika Point Blank Mobile 2016.

Sebagai distributor vocer game, pihaknya sudah bekerja sama dengan 30 publisher lokal dan asing. Saat ini pengguna (grosir dan reseller) Cipika Play mencapai 120.000 per bulan.

"Ke depan, kami akan berperan sebagai publisher game-game lokal. Potensi sebenarnya sangat besar terutama dari pengembang game lokal yang menang di event Indosat Wireless Innovation Contest/IWIC dan inkubator IdeaBox, " ujar Bardan.

Dia memaparkan, game yang akan dipasarkan Cipika Play tidak hanya game lokal, tapi  juga game asing. Porsinya bisa sama besar, yakni 50 persen untuk game lokal dan 50 persen game asing. Sebab pihaknya ingin mewadahi para developer game lokal bisa bersaing dengan game asing.

Sebelum memasarkan konten game lokal, kata dia, pihaknya  akan mendidik pengembang game lokal supaya game-nya menarik dan laku dijual. Lewat program inkubasi yang dimiliki Indosat Ooredoo, pengembang game lokal ini dididik untuk menyiapkan business plan supaya bisa monetisasi game mereka.

"Sebelum kami jual di Google Play Store dan iOS, game lokal itu dipoles dulu supaya betul-betul menarik konsumen game," pungkasnya.

Saat ini Cipika Play terus mencari game lokal yang layak diorbitkan. Jenis permainanya pun tidak dibatasi, bisa game anak-anak atau yang berbasis e-Sport seperti Point Blank

(tyo)