Levy yang pernah menulis buku berjudul Love and Sex with Robots pada 2007 lalu, memprediksi dalam waktu dekat robot seks akan dilengkapi detak jantung, permukaan kulit yang hangat, atau rupa seperti selebriti terkenal.
Hal ini dimungkinkan berkat kecerdasan buatan (AI) dan machine learning yang makin maju. Interaksi robot sebagai objek seks dengan manusia akan makin beragam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Levy, penciptaan desain karakter sebuah robot seks cukup mengandalkan beberapa foto saja.
Bagi selebriti, desain robot seks yang bisa makin serupa dengan manusia ini diperkirakan bisa memperkaya mereka. Dengan lisensi hak citra, selebriti bisa meraup untung dengan menyewakan hak citra mereka ke produsen robot seks.
"Jika kau Angelina Jolie dan ada produsen robot berkualitas tinggi, dan kau bisa mendapatkan Rp17-34 juta per robot, kau bisa menghasilkan jutaan lebih banyak dari penampilanmu," terang Levy.
Meski menguntungkan bagi para selebriti yang punya hak citra dan para peminatnya, robot seks adalah bencana untuk mereka yang rupanya ditiru tanpa sepengetahuan. (evn)