Terungkap mobil itu adalah Aventador S, mobil super dengan lekuk tubuh lebih aeordinamis yang diambil dari cerita lama model SV.
Sejatinya, reputasi Aventador pertama kali menjulang tinggi pada tahun 2011. Kemudian tahun ini, Lamborghini memutuskan menambahnya dengan merilis lini S.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terletak di pusat bumper belakang, Lamborghini meningkatkan tiga knalpot tipis tunggal yang menjadi bagian sistem pembuangan, membuatnya jadi lebih ringan.
Tak ketinggalan, sayap belakang juga aktif dan memiliki tiga posisi berdasarkan kecepatan mobil serta pemilihan mode berkendara.
Jika dibandingkan dengan model pra-facelift, Aventador S dilengkapi lebih dari 130 persen tenaga tambahan di roda depan.
Perbaikan yang signifikan juga telah dibuat di bagian belakang di mana ada 50 persen tambahan tenaga saat sayap dalam posisi optimal. Sementara di mode low-drag telah ditingkatkan dengan kekalahan 400 persen.
Pada jantung pacunya, ditanamkan mesin V12 6.5-liter yang telah dioptimalkan untuk memberi daya 40hp (30 kilowatt) untuk total 740hp (554 kilowatt) yang disalurkan untuk kedua roda melalui tujuh kecepatan ISR gearbox.
Sedangkan torsi tetap stabil di 509 (690 Newton-meter), dicapai dari 5.500 rpm. Pukulan ekstra didapat dengan membongkar variabel valve-timing dan sistem asupan variabel. Lamborghini mengklaim, maksimum putaran mesin ini telah meningkat dari 8.350 rpm ke 8.500 rpm.
Jika menekan pedal pada akselerator dalam, Aventador S akan mendapatkan 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 2,9 detik dan maksimal output 350 kilometer per jam.
Aventador S dibanderol Lamborghini di angka US$421.350 atau setara Rp5,6 miliar.
[Gambas:Youtube] (hnf/tyo)