Hal tersebut dibantah secara langsung oleh pihak PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), pasalnya, sampai di akhir tahun 2016 ini, permintaan di pasaran Indonesia masih terus berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang 10 bulan di tahun 2016 penjualan Etios tertinggi ada di Januari yakni sebanyak 420 unit. Namun memasuki bulan berikutnya hingga Juni penjualannya terus menurun berada di kisaran 200 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Nandi menambahkan bahwa pabrik plant 2 akan tetap memproduksi Etios hingga tahun depan, "Tahun depan kalo memang masih ada permintaan seperti sekarang, ya kita pertahankan. Saat ini masih ada, sampai tahun depan tetap masih ada yang memesan Etios." Tutup Nandi.
Sebagai informasi, Etios merupakan salah satu mobil bersejarah bagi TMMNI, pasalnya TMMNI akan mendapatkan izin dari pihak prinsipal Jepang untuk membangun pabrik plant 2 jika tetap memproduksi Etios.
Hingga saat ini, mobil berukuran kecil tersebut berhasil menjual hingga 31.500 unit. Sepanjang tahun 2016, pabrik plant 2 milik TMMIN berhasil memproduksi Etios hingga 3.100 unit. Jumlah tersebut menjadi total produksi yang terendah dibandingkan dengan Vios dan Sienta yang diproduksi di pabrik yang sama.
(tat/tyo)