Salah satu peran terbesar Vera semasa hidup yakni menemukan adanya bukti materi gelap di alam semesta.
Mengutip The Washington Post, sebelum dicetuskan oleh Vera, konsep materi gelap hanya dikenal sebagai zat yang tidak diketahui di antara bintang-bintang di galaksi. Penelitian Vera dan Ford di tahun 1970-an dianggap sebagai salah satu kemajuan paling signifikan dan berpengaruh sepanjang abad ke-20.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tujuh Perempuan Hebat Pengubah Sejarah Dunia |
Bersama fisikawan W. Kent Ford, ia telah merevolusi cara ilmuwan dalam mengamati, mengukur, dan memahami semesta.
Teori yang dikemukakan bahwa galaksi tidak selalu berotasi seperti yang diprediksi selama ini. Vera dan Ford yakin adanya kekuatan lain yang bekerja dan mereka namakan materi gelap.
Di antara temuan lainnya, ia juga menetapkan bahwa bintang yang mengorbit di bagian poros galaksi bergerak pada kecepatan yang sama seperti yang berada di dekat interior.
"Peran materi gelap telah merevolusi konsep dalam melahirkan seluruh sub bidang dalam astrofisika dan fisika partikel," ungkap astronom Emily Levesque dari University of Washington.
Temuannya tersebut menantang norma-norma yang berlaku di dunia astronomi yang menyatakan bintang yang berada jauh bergerak lebih lambat.
Sepanjang hidupnya, ia juga berjuang menghadapi bias gender di dunia astronomi. Di awal karirnya sebagai ilmuwan, hasil penemuan Vera kerap mendapat cibiran dari rekan astronom lain yang mayoritas laki-laki.
Semasa hidupnya, Vera pernah mendapatkan berbagai perhargaan di bidang astronomi dan menjadi orang kedua yang terpilih menerima National Academy of Sciences. (evn)