Generasi terbaru Chromebook Pro dan Chromebook Plus mengusung konsep hybrid yang memudahkan mengubah mode dari laptop ke tablet.
Bukan hanya itu, dukungan aplikasi untuk perangkat Android kini juga tersedia pada Chromebook. Dengan kata lain, semua aplikasi yang ada di PlayStore juga tersinkronisasi dengan laptop premium ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Alasan Chromebook Tak Populer di Indonesia |
Alanna Cotton VP Samsung Eelectronic Amerika mengatakan dua Chromebook terbaru hadir untuk mendefinisikan kembali kategori laptop hybrid.
"Chromebook Pro dan Chromebook Plus merupakan generasi terbaru laptop premium yang hadir bisa dengan mudah mengkonversi mode tablet atau laptop untuk mendukung produktivitas," ucap Alanna disela pengenalan duo Chromebook terbaru.
Namun begitu, sejumlah fitur hiburan dan media sosial bisa diunduh melalui browser Chrome. Sekilas keduanya tidak memiliki perbedaan, mulai dari penggunaan layar 12,3 inci, 2400x1600 piksel, hingga meori 32 GB dan RAM 4 GB.
Keduanya juga menggunakan material metal dan didukung port USB-C. Saat menggunakan mode tablet, sebuah digitizer pen membatu memudahkan membuat sketsa dan catatan.
Perbedaan terbesar hanya terlihat pada penggunaan prosesor, versi Pro dibekali chip Intel Core M3 generasi keenam seri i. Sementara seri Plus menggunakan prosesor ARM, sama halnya dengan kebanyakan tablet dan ponsel Android.
Mengutip CNet, Chromebok Plus kabarnya akan dirilis pada Februari di AS dengan harga US$449 atau sekitar Rp6 jutaan. Sementara versi Pro akan dirilis sebulan kemudian dengan harga yang belum diketahui. (evn)