Lattner telah bekerja selama 11 tahun untuk Apple, di mana kontribusi terakhirnya mengembangkan program bahasa bernama Swift yang kerap digunakan oleh para pemula yang mau membuat aplikasi untuk MacOS, iOS, dan lainnya.
Tesla mengaku bersemangat menyambut Lattner di perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tesla pada akhir 2016 lalu sempat mengumumkan, semua kendaraan besutannya akan dibekali hardware untuk kemampuan self-driving sepenuhnya.
Sekadar diketahui, Lattner pernah bertanggung jawab dalam pengembangan peranti lunak Xcode Apple saat ia berada di divisi pembuatan iPhone beberapa tahun lalu.
Mengutip portal TechCrunch, keputusan Tesla mencomot Lattner dianggap sebagai 'kemenangan' tersendiri bagi perusahaan, mengingat Lattner memiliki pengaruh besar dalam pengembangan peranti lunak.
Tentu saja kemampuan pengembangan peranti lunaknya itu dipercaya mampu mendongkrak teknologi autopilot yang diusung Tesla sendiri.