Serial asli produksi mereka seperti "Marvel's Luke Cage" dan drama "The Crown" menjadi andalan Netflix sukses menarik penonton baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laporannya, Netflix mencatat pertumbuhan pelanggan dari luar negeri mencapai 5,1 juta dan 1,9 juta di Amerika Serikat.
Menurut Saunders, pencapaian Netflix di 2016 mengindikasikan layanan mereka sudah diterima dengan baik oleh penontonnya meski ada kenaikan harga. Itu juga yang membuat Saunders menilai Netflix berada di posisi terdepan di pasar streaming video berbayar.
Netflix, yang di Indonesia dikenal lewat serial seperti Narcos dan Stranger Things, berencana memproduksi 1.000 jam lebih tayangan baru di tahun ini. Bertambah dari tahun lalu yang cuma 600 jam.
Kepopuleran Netflix di pasar internasional memberanikan mereka mematok target lebih tinggi di kuartal pertama tahun ini dengan 3,70 juta penonton baru. Sedangkan di domestik, mereka hanya menargetkan 1,5 juta pelanggan baru.
Walau demikian Netflix memprediksi defisit arus kas mereka justru akan bertambah di tahun 2017 dari sekitar US$1,7 miliar menjadi US$2 miliar.
(tyo)