Pada pemberitaan Motor1 menyebut bahwa Toyota menambah jumlah investasi dalam bentuk perluasan pabrik Princeton. Dengan demikian, jika proyek itu usai dipastikan akan ada 400 pekerjaan baru di Amerika pada 2020, mendatang.
Investasi tersebut, diperuntukan untuk membantu memenuhi permintaan kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) keluaran Toyota untuk kelas menengah, Highlander. Nantinya, pabrik tersebut akan mendapatkan beberapa perbaikan modern yang tentunya sangat dibutuhkan. Termasuk di dalamnya peralatan baru dan teknologi terkini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal Januari lalu, sebelum pelantikannya Trump sempat memberi ancaman kepada Toyota melalui akun Twitternya. Paska, rencana Toyota yang ingin membangun pabrik baru di Meksiko untuk perakitan sedan Corolla. Trump mengancam, akan memberlakukan pajak perbatasan super tinggi kepada Toyota jika menjadikan negaranya sebagai pasar, namun tidak mendirikan pabrik di sana.
Padahal, sesuai rencana pabrik baru tersebut akan memperkajakan 2000 orang dalam produksi sedan kecil, dengan kapasitas 200 ribu mobil sampai 2019, mendatang.
Jika ditotal, investasi Toyota di Amerika Serikat mencapai lebih dari $21,9 miliyar dalam 30 tahun terakhir, dengan rincian 10 fasilitas manufaktur, 1.500 dealer dan 25 juta kendaraan. Toyota juga sudah mempekerjakan lebih dari 136 ribu orang di tanah Paman Sam. (pit)