Alasannya, Amerika merupakan negara yang besar berkat sumbangsih kaum imigran dan keturunannya, termasuk di bidang teknologi.
Contoh itu bisa ditemukan di sosok Andrew Grove, salah satu pendiri perusahaan mikro chip Intel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ann Crady Weiss, keponakan Grove, mengaku sangat kecewa dan prihatin bahwa teladan pamannya yang seorang imigran akan sirna seiring pemerintah AS melarang masuk kaum imigran dan pengungsi.
"Saya turut yakin bahwa kita sebaiknya menolak larangan yang ditujukan kepada Andy Grove lainnya yang kebetulan lahir bukan di AS," tulis Weiss di laman NewCo Shift.
Weiss berkeinginan pemerintah membatalkan kebijakan anti-imigran yang ditandatangani Trump Jumat (27/1) lalu. Akibat kebijakan itu, ratusan orang tertahan di bandara AS. Sebagian dari mereka dipaksa terbang kembali ke kota keberangkatan mereka.
Kebijakan anti-imigran ini pun menuai protes dari sejumlah raksasa teknologi AS seperti Google, Apple, Microsoft, dan Twitter yang rata-rata memiliki karyawan imigran. (evn)