Teknologi satelit Telkom 3S akan dimanfaatkan untuk layanan siaran televisi berkualitas tinggi. Selain itu ia akan dipakai untuk meningkatkan kapasitas jaringan internet bagi pelanggan.
"Fungsinya sama dengan satelit yang lain, tapi kapasitasnya bertambah," ujar Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo di Stasiun Utama Pengendali Satelit Telkom, Bogor, Senin (30/1).
Untuk meluncurkan satelit ini, Telkom menggandeng perusahaan peluncur roket Arianespace. Arianespace ini merupakan pesaing National Aeronautics and Space Administration (NASA) dalam industri peluncuran satelit.
Secara fisik, Telkom 3S memiliki bobot 3,5 ton. Satelit ini dibikin bersama dengan Thales Alenia Space asal Prancis. Thales adalah kontraktor baru yang menggarap satelit pesanan Telkom. Sebelumnya pada satelit Telkom 3 yang gagal mengorbit lima tahun silam, Telkom mempercayakan ISS Reshetnev dari Rusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satelit Telkom 3S akan mengorbit di lintasan 118° bujur timur. Telkom menargetkan satelit teranyar ini meluncur pada 15 Februari 2017 dari Guyana Prancis, sebagai lokasi peluncuran.
Jika peluncuran satelit ini sukses, Telkom 3S akan menjadi satelit kesembilan dari Indonesia dan satelit ketiga dari Telkom.
(tyo)