"Seperti astronaut Apollo sebelum mereka, individu in akan melakukan perjalanan ke antariksa dengan harapan dan mimpi semua umat manusia, didorong semangat penjelajahan," tulis SpaceX dalam pernyataan resminya, dikutip Cnet Senin (27/2).
Dalam konferensi dengan juru warta, Musk menyebut dua penumpang ini sebagai investor yang sanggup membayar ongkos misi selama sepekan mengelilingi Bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap misi ini bisa membuat banyak orang kembali bergairah mengirim manusia ke antariksa jauh,"
Meski Musk menolak membocorkan biaya terbang bagi penumpangnya, namun ia menyebut kisarannya tak berbeda dengan biaya pergi ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS) sepuluh tahun lalu. Saat itu seseorang yang ingin ke ISS perlu merogoh US$25 juta atau sekitar Rp333 miliar dengan kurs sekarang.
Rencana besar Musk dengan perusahaan komersialnya membawa warga biasa ke luar angkasa sebenarnya bukan hal baru. Virgin Galactic dan Blue Origin juga punya misi serupa. Keduanya juga menawarkan perjalanan antariksa sebagai bentuk turisme.
Hanya saja keduanya hanya menawarkan pengalaman sampai ke orbit rendah Bumi. Sementara SpaceX berniat menerbangkan penumpangnya melampaui Bulan sebelum kembali ke Bumi. (pit)