Selasa (28/2) waktu setempat, Xiaomi mengumumkan Surge S1 yang ramai diperbincangkan, sebagai SoC (System on Chip) yang mereka bangun bersama Beijing Ponecone Electronics, kebetulan juga dimiliki Xiaomi.
Menurut Mashable, Surge S1 adalah prosesor menengah yang akan diposisikan oleh Xiaomi sebagai penantang Qualcomm Snapdragon 625 dan MediaTek P20 serta P10. Dari benchmark yang mereka lakukan, perusahaan mengklaim Surge S1 memimpin soal performa.
Hasil benchmark Surge S1 (Dok.Xiaomi) |
Xiaomi menjelaskan Surge S1 datang dengan dukungan 64-bit, mempunyai octa-core, juga disandingkan dengan GPU Mali-T860 Mali. Prosesor ini mendukung VoLTE atau Voice over LTE.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dalam rangka untuk memenuhi janji kami membuat inovasi tersedia untuk semua orang, kita perlu menguasai teknologi inti dari industri dan erat mengintegrasikan pengembangan hardware dengan perangkat lunak kami,” tambahnya.
Ponsel Mi 5c hadir dengan menggunakan layar berukuran 5,15 inci, kamera 12MP di bagian belakang dan kamera 8MP untuk selfie.
[Gambas:Twitter]
Selain menggunakan prosesor perdana sendiri, Mi 5C juga mengusung RAM 3GB, memori internal 64GB, baterai 2860mAh. Handset ini akan rilis langsung dengan menggunakan Android 7.1 Nougat yang dibalut dalam tampilan MIUI 8.
Mi 5c bakal rilis dalam 3 macam warna, yaitu rose gold, gold & blac
Belum diketahui apakah prosesor Surge S1 akan dilepas untuk vendor lain, walaupun membuat prosesor sendiri dan menjualnya ke perusahaan lain bakal menguntungkan perusahaan. (tyo)
Hasil benchmark Surge S1 (Dok.Xiaomi)