Potensi tersebut, dikaitkan dengan adanya 35 insiden kebakaran mobil Mercedes-Benz di Amerika. Pekan lalu, Mercedes mengatakan perusahaan induknya, yakni Daimler AG (DMLRY), berkesimpulan bahwa ada masalah pada bagian mesin yang menyebabkan munculnya api.
Penarikan ulang akan mencakup ke beberapa tipe kendaraan, diantaranya C, E-Class, CLA, GLA dan GLC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga, perusahaan menyadari akan dampak cedera bahkan kematian terhadap masalah tersebut. Perusahaan tersebut menjelaskan, proses penarikan dibantu dengan sukarela oleh Highway Traffic Safety Administration.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Reuters melaporkan jika hingga Jum'at pekan kemarin, recall mencakup sekitar 700 ribu kendaraan tidak hanya di Amerika Serikat. Namun saat dikonfirmasi CNN, juru bicara AS tidak dapat memastikan angka tersebut. (pit)