System on Chip (SoC) Qualcomm 2015 ini memungkinkan feature phone entry-level menangkap jaringan 4G LTE dan 4G. Ini juga meliputi fungsionalitas baseband, ditambah komponen perangkat keras termasuk RF front end, Wi-Fi terpisah, manajemen daya, audio codec, speaker amplifier, dan perangkat lunak, semua untuk memungkinkan solusi mobile yang komprehensif.
Dikutip melalui keterangan resminya, SoC Mobile Qualcomm 205 dirancang untuk OEM dan ODM yang melayani konsumen dengan akses terbatas ke ponsel yang berkualitas tinggi, terjangkau dan dapat diandalkan.
Tentu saja sangat pas untuk negara-negara berkembang seperti di India, Amerika Latin, dan Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dipastikan kecepatan unduh yang lebih cepat memungkinkan untuk mengakses konten on-demand termasuk musik dan video.
Lihat juga:Alasan Xiaomi Bikin Prosesor Sendiri |
"Qualcomm Technologies berkomitmen untuk membantu migrasi pengguna dan jaringan dari 2G, 2.5G, dan 3G ke 4G," kata Kedar Kondap, wakil presiden, manajemen produk, Qualcomm Technologies, Inc.
"Fitur ponsel adalah kebutuhan utama di banyak negara berkembang dan Platform Mobile Qualcomm 205 memungkinkan kita untuk membawa konektivitas dan layanan 4G kepada masyarakat melalui perangkat yang jangkauan harganya tidak pernah diperhitungkan sebelumnya,” tambahnya.