Pertemuan Trump dengan pimpinan pabrikan mobil digelar di Detroit, yang identik dengan manufaktur kendaraan. Pertemuan tersebut juga membicarakan soal tenaga kerja.
Dilansir Nikkei, Trump juga berjanji meninjau kembali aturan soal regulasi efisiensi bahan bakar yang ketat pada saat era Barack Obama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Trump memandang skeptis terhadap perubahan iklim. Peninjauan kembali terhadap regulasi tersebut akan berpengaruh terhadap produsen mobil asal AS karena dalam usaha mengejar para produsen Jepang mengembangkan mobil yang bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Trump meminta para produsen tersebut membangun pabriknya di AS sebagai imbalan dari perubahan aturan yang memberikan intensif menguntungkan bagi produsen. (pit/pit)