Sensor Instagram nanti akan berlaku untuk konten foto atau video. Penilaian sebuah konten masuk ke kategori sensitif dilakukan oleh moderator Instagram.
Namun sebelumnya perlu ada laporan dari pengguna lain bahwa konten tersebut terlalu eksplisit untuk ditayangkan langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun bukan berarti konten yang disensor tak akan bisa diakses selamanya. Instagram memastikan sensor tersebut bisa dibuka dengan mengetuk sekali foto atau video yang terkena sensor.
Dari jawaban Instagram kepada The Verge, diketahui bahwa konten kekerasan yang eksplisit merupakan fokus utama kategori tersebut. Instagram mencontohkan dengan jenis konten yang secara terbuka mengekspos penyiksaan hewan.
Meskipun bertujuan meningkatkan kesadaran kemanusiaan pengguna lain, konten jenis itu merupakan contoh yang akan terkena sensor oleh Instagram. Begitu pula dengan konten yang akan memuat gambar kelaparan maupun dampak perang juga akan kena sensor Instagram.
Mereka juga berencana memperluas jangkauan sensor blur mereka untuk konten yang eksplisit menampilkan seksual.
Kendati demikian, Instagram menekankan kebijakan ini bukan berarti membolehkan pegguna mengunggah konten eksplisit ke platform mereka. Sensor blus hanya akan berlaku untk beberapa konten yang kurang berkenan bagi sejumlah pengguna lain.
Aturan baru ini sedikit mengubah gaya Instagram yang sebelumnya begitu hitam-putih soal konten mana yang boleh dan yang dilarang untuk diunggah. Bila masih aman, Instagram biasanya tak akan melakukan apa-apa. Namun jika melampaui batas tolerans, mereka akan menghapus konten yang melanggar tanpa basa-basi.
Soal kapan sensor blur ini berlaku, Instagram hanya menyebut akan menerapkannya secepat mungkin.