Sama halnya dengan Siri, Alexa, dan Cortana, cara kerja Bixby juga fokus mengumpulkan dan memahami informasi yang diperoleh dari internet dan menjawab keingin tahuan penggunanya.
Namun Bixby berbeda dengan pesaingnya. Samsung mendorong Bixby hanya bisa bekerja dengan perintah suara, tanpa memerlukan sentuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Samsung pamer kemampuan Bixby yang bisa memutar sudut pandang foto, video, hingga mentransfer video untuk diputar di layar televisi. Cukup dengan menekan tomobol Bixby, minta ia melakukan sesuatu, dan voila! hal itu akan terwujud.
Namun ada satu kasus di mana Bixby bisa membuka email tetapi tidak mampu menuliskan alamat yang dituju. Untuk hal ini, pengguna tetap perlu mengetikkannya secara manual.
Samsung menegaskan ia bisa bekerja dengan campuran interaksi suara dan sentuhan, terutama untuk hal-hal yang tergolong rumit.
Menariknya lagi, Bixby bisa mengidentifikasi objek secara real time dan mencari informasi terkait hal tersebut. Cukup mengaktifkan fitur kamera pada layanan Bixby Home.
Teknologi augmented reality (AR) membantu Bixby menerjemahkan teks, membaca kode QR, hingga mengenali bangunan khusus di satu kota.
Di tahap awal Bixby baru bisa digunakan di negara-negara beraksen Inggris dan Korea. Sementara Penggunaan Bahasa Inggris aksen Amerika, Mandarin, dan Spanyol dipastikan tersedia dalam waktu dekat.