Ilmuwan Ungkap Usia Terpintar Manusia Sepanjang Hidup

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Kamis, 06/04/2017 07:33 WIB
Studi yang dilakukan oleh Joshua Harshorne dan Laura Germine menemukan pada usia tertentu kemampuan kerja otak manusia mencapai titik maksimal. Ilustrasi (Foto: robarmstrong2/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Teka-teki tingkat kecerdasan kognitif (IQ) yang berbeda-beda antar individu hingga kini masih menjadi suatu misteri. Namun begitu, suatu penemuan terbaru berhasil mengungkap kemampuan kerja otak manusia dalam menerima dan mengolah informasi yang diterima.

Studi terbaru yang dilakukan oleh Joshua Harshorne dan Laura Germine dari Harvard University menemukan pada usia tertentu kemampuan kerja otak manusia mencapai titik maksimal.

Dalam studi tersebut, Joshua dan Laura melangkukan serangkaian percobaan yang menampikan serangkaian tes kognitif.


Mengutip Bigthink, dari 2.450 orang Amerika dari berbagai latar belakang yang terlibat diharuskan menyelesaikan 15 tugas matematika, kuis kosakata, hingga susun gambar (puzzle).

Hasilnya, sebagian besar keterampilan kekuatan mental yang berkaitan dengan kemampuan mengingat dan bercerita kembali mencapai puncaknya di usia akhir remaja hingga memasuki usia 20-an.

Menariknya, kemampuan tersebut justru mencapai potensi terbaik saat seseorang mencapai usia 50-an tahun. Di usia yang tak lagi muda, kemampuan menyusun kosa kata, matematika, pengetahuan umum, dan pemahaman menjadi lebih baik.

Keterampilan tersebut besar kemungkinan berasal dari akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh seumur hidup.

Meski begtiu, peneliti mendapatkan kemampuan menyusun kosa kata justru mencapai puncaknya di usia 60-an dan 70-an tahun.

Salah satu tes yang dilakukan yakni meminta peserta mengingat foto keluarga lengkap dengan seluruh detailnya. Dari hasil ini, peserta di rentang usia 40-an tahun memiliki kemampuan mengingat terbaik.

Kelompok yang berusia 30 tahun ke bawah unggul dalam kemampuan untuk mengingat hal-hal yang melibatkan memori.

Namun begitu, Joshua menegaskan serangkaian percobaan yang dilakukan sejak tahun 2015 ini meyakini pada tahapan usia tertentu manusia memiliki keunggulan dalam satu bidang tertentu.

"Pada usia tertentu, seseorang bisa mendapatkan satu hal lebih baik dari hal lainnya. Tidak mengherankan jika pada usia tertentu kemampuan yang sebelumnya mendominasi kemampuan seseorang justru mengalami penurunan," ungkap Joshua.


ARTIKEL TERKAIT