Aura Perang Dunia II di Classic 350 Royal Enfield

Rayhand Purnama | CNN Indonesia
Selasa, 02 May 2017 18:02 WIB
Motor legendaris asal Inggris ikut meramaikan IIMS 2017 dengan membawa Classic 350 yang diproduksi ulang untuk merasakan sensasi berkendara semasa PD II. Royal Enfield The Cllasic Redditch 350 di pamerkan di IIMS 2017, Kemayoran, Jakarta. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Produsen otomotif Royal Enfield, turut menjadi salah satu yang ikut dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Ajang tersebut sekaligus dimanfaatkan pabrikan asal Inggris itu untuk meluncurkan versi terbaru dari seri Redditch, the Classic 350.

"Varian seri Redditch ini akan memberikan pilihan baru yang lebih atraktif bagi para penyuka model classic," kata Managing Director Distributor Motor Indonesia selaku penyalur resmi Royal Enfield, Ade Sulistioputra di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/5).

Sebenarnya, Reddict sendiri bukanlah armada baru dari Royal Enfield dan pertama meluncur pada 2008, berdasarkan model populer J2. Dan kali ini yang diperkenalkan ialah Reddict dengan varian warna terbaru, tidak ada ubahan dari segi tampilan maupun mesin.


Adapun warna baru untuk the Classic berjumlah tiga, di antaranya Redditch Green, Redditch Red dan Redditch Blue.

"Seluruh varian ini terinspirasi dari skema cat pada motor Royal Enfield era 50-an yang diproduksi di Redditch, Inggris. Kota di mana motor-motor kami dilahirkan," ujarnya.

Model Redditc Classic 350 diambil dari tipe prototipe tahun 1939 125cc 'Royal Baby', motor dua stroke. Produksi massal dari prototipe tersebut batal diluncurkan, mengingat pecahnya perang dunia kedua saat itu.

Motor  lantas diadopsi oleh angkatan bersenjata Inggris, khsusnya pasukan terjun payung.  Walau hadir di era milenium, motor tetap mempertahankan gaya klasik khas Inggris.

Classic 350 didukung oleh mesin konstrukso unit (UCE) 350 cc Royal Enfield, penahan lumpur di bagiam depan dan belakang, casing lampu, tangki bensin, kotak peralatan oval, exhaust fin, speedometer dials, the single seat spring saddle, tail light assembly dan headlamp cap.

Menurut Ade, seluruh perangkat tersebut telah sesuai dengan gambaran asli motor Inggris di masa paska Perang Dunia II. Royal Enfield Reddicth Classic 350 saat ini sudah bisa dipesan seharga Rp72,9 juta.

"Ini akan memberikan pilihan baru yang lebih atraktif, melihat dari segi kekuatan, daya tahan, efisiensi bahan bakar, ketahanan serta karakter desain khas motor paska perang dunia," kata Ade.

Selain meluncurkan seri Redditch, pada IIMS 2017 Royal Enfield juga menampilkan jejeran model andalan lainnya seperti  Classic 500, Bullet 350, Bullet 500, dan Continental GT.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER