Kerjasama ini meliputi pembelian sisa kapasitas milik IPSTAR yang berada di seluruh Indonesia, yang kemudian akan diberikan kepada PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), dengan kapasitas 1Gbps High Throughput Satellite (HTS) untuk penyediaan layanan broadband di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konektivitas HTS berfungsi sebagai enabler untuk membuka ekosistem digital dan meraih peluang pasar baru. Sebagai satelit Throughput High Throughput pertama di dunia yang diluncurkan pada tahun 2005,” tambahnya.
"Kami yakin bahwa kemitraan ini akan memungkinkan kami untuk terus mengembangkan bisnis secara lebih cepat tanpa keterbatasan infrastruktur," sebutnya.
CEO XL Axiata, Dian Siswarini, mengatakan sebagai kepulauan terbesar di dunia, ada banyak sekali wilayah dan kepulauan di Indonesia yang belum terlayani oleh layanan internet.
"Kami yakin, dengan tersedianya High Throughput Satellite (HTS) ini akan membantu kami menutupi area-area yang belum terlayani tersebut dengan akses internet yang baik dan sekaligus mengangkat potensi ekonomi yang cukup besar di sana," tambah Dian.
Satelit IPSTAR-1 telah diluncurkan pada tahun 2005 dan merupakan HTS pertama yang diluncurkan ke orbit.
IPSTAR cellular backhaul and direct ditujukan untuk menyediakan konektivitas broadband bagi operator telekomunikasi dengan kemampuan dapat memperluas jaringan mereka, meluncurkan layanan broadband baru dan secara cepat menjangkau area yang kurang terlayani dengan biaya yang efektif.