Awalnya, CEO dan pendiri jejaring sosial terbesar di dunia itu mengumumkan pencapaian jumlah pengguna layanan di bawah Facebook, termasuk Instagram dan WhatsApp.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami sedang dalam proses memperbaikinya. Kami mohon maaf atas kejadian tak menyenangkan ini,” balas miliuner muda tersebut.
ukti lumpuhnya WhatsApp ini bisa dilihat dari situs Down Detector. Down Detector mencatat gangguan pada WhatsApp terjadi sejak Rabu, pukul 16.10 EDT atau sekitar Kamis, pukul 03.00 WIB. Pada peta yang mereka rilis, tampak wilayah-wilayah yang tak bisa mengakses WhatsApp dengan intensitas yang berbeda.
Melihat peta tersebut, wilayah sekitar Jakarta turut kena imbas meski dengan intensitas yang biasa saja. Sementara di kawasan Asia Tenggara, Singapura dan Filipina mengalami masalah yang sama. Namun dalam peta Down Detector, intensitas WhatsApp lumpuh di Singapura jauh lebih hebat dibanding Jakarta atau Filipina.
Ada kemungkinan masalah di WhatsApp ini begitu masif sehingga pemulihannya butuh waktu dan menimpa banyak wilayah. Masalah server ditengarai penyebab matinya layanan WhatsApp.