Misalnya kebanyakan televisi didesain sangat baik untuk tampil di depan, tetapi bagian belakangnya dibiarkan apa adanya, karena dianggap tidak akan banyak dilihat dan cenderung lebih banyak menghadap ke dinding.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
QLED TV hanya membutuhkan satu kabel kecil saja yang hampir tidak terlihat dan bisa tersamar dengan warna tembok. Kabel yang sepintas sangat kecil ini hanya berdiameter sekitar 2-3 mm sebenarnya adalah kabel fiber optic dengan kecepatan transfer 75 Gb per detik.
Iwan Sastrawiguna, seorang desainer interior terkenal mengamini kemudahan ini. Selama karirnya dalam mendesain interior dan menempatkan televisi untuk bisa menyatu serasi dengan ruang, salah satu problem terbesar bagi desainer interior adalah penempatan kabel.
Dengan menggunakan hanya satu kabel fiber optic yang berukuran sangat kecil dan desain televisi yang stylish, QLED TV bisa menghindarkan desainer interior dari segala kerumitan harus menyembunyikan banyak kabel menjuntai dari televisi.
Tampilan desain belakang Qled TV Samsung (CNN Indonesia/Lucky Sebastian) |
Kemudahan berikutnya dari sisi style yang ditawarkan QLED TV dengan menyediakan no-gap wall-mount. Saat diletakkan menggantung di dinding, kebanyakan wall-mount bracket standar membuat jarak cukup besar antara dinding dan televisi.
QLED TV menyediakan wall-mount yang hampir tidak memiliki jarak antara bagian belakang televisi dengan dinding. Kerapatan ini lebih terasa pada QLED TV flat, ketebalannya yang tipis hanya sekitar 3 - 4.5 cm benar-benar mirip figura yang menggantung di dinding.
No-gap wall-mount ini tidak hanya statis kaku tetapi bisa memiliki radius putaran untuk memudahkan pemasangan. Pada wall-mount konvensional, saat melubangi dinding untuk mengantung wall-mount, posisi lubang satu dan lainnya benar-benar harus sejajar lurus, kalau tidak televisi akan terlihat miring.
Radius putaran pada no-gap wall-mount QLED TV tidak membutuhkan bracket ini dipasang ke dinding dengan posisi lurus sempurna, ketika dirasakan kurang rata, televisi bisa diputar untuk mendapatkan posisi rata yang sesungguhnya.
Jika pemilik televisi tidak ingin menggantung televisinya di dinding, tersedia beberapa varian stand yang bisa disesuaikan dengan gaya ruangan. Untuk diletakkan di meja, tersedia basic stand yang berbentuk bar metal minimalis , dan untuk yang tidak ingin dalam bentuk bar stand metal tersedia Gravity stand yang berbentuk kerucut.
Untuk gaya penempatan QLED TV yang lain yang tidak ingin digantung di dinding atau diletakkan di atas meja, tersedia Studio stand, stand ini langsung berdiri di atas lantai dan bergaya seperti stand untuk para pelukis.
Ketika stand ini digunakan, tampilan desain televisi yang lengkap diolah dari bagian depan hingga belakang, membuat QLED TV tidak harus menyembunyikan bagian belakangnya seperti televisi konvensional.
*) Penulis adalah tech enthusiast Pendiri komunitas penggemar gadget terbesar di Indonesia, Gadtorade.
Tampilan desain belakang Qled TV Samsung (CNN Indonesia/Lucky Sebastian)