Pertimbangan tersebut, lantaran produsen tidak memperkirakan akan penjualan paskapenambahan opsi powertrain e-Power untuk hatchback keluaran Nissan, Note, atau untuk Amerika Serikat Nissan Versa Note.
Seperti diberitakan Carscoops, produsen sendiri tidak menyangka bahwa penambahan opsi hybrid mendorong Note ke puncak grafik penjualan di Jepang pada Januari, kemarin. Hasil itu sekaligus mengalahkan Prius yang telah dianggap sebagai standar mobil hybrid di Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sistem hybrid milik Nissan, memiliki sistem hampir menyerupai dengan yang ada di Chevrolet Volt. Jadi, mesin bensin tiga slinder 1,2 L bertindak sebagai generator listrik dengan fungsi mengisi baterai lithium-ion. Pada akhirnya, motor listrik didayakan sebagai penggerak roda kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, belum ada pengumuman resmi kapan Nissan mulai mengenalkan teknologinya secara global, tetapi diperkirakan akan dicoba beberapa bulan mendatang. (pit)