John Colombo, Head of Public Policy and Government Affairs Uber Indonesia, mengatakan tingkat pengguna Uber di sekitar stasiun saat ini kian meningkat. Ia berpendapat hal itu terjadi karena perkembangan transportasi Jakarta yang makin baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimas Dwilasetio, Country Manager Trafi Indonesia, mencontohkan bagaimana seorang pengguna dari Bekasi ke Thamrin akan ditampilkan opsi kereta dan UberMoto sebagai moda paling efisien dari lokasi awal hingga tujuan.
"Pesan Uber-nya bisa tanpa keluar dari aplikasi Trafi," kata Dimas di tempat yang sama.
Melihat dari perspektif Uber, kerja sama ini akan menguntungkan pihaknya karena mereka jadi satu-satunya layanan transportasi online yang direkomendasikan di aplikasi Trafi. Namun menaggapi hal itu baik John maupun Dimas menampiknya.
"Ini mutual relation," kata mereka berdua.
Dimas sendiri belum bisa memastikan jenis kerja sama Trafi dengan Uber berlansung permanen. Hanya saja Dimas memastikan mereka hanya akan menggandeng Uber untuk saat ini.
"Masih didiskusikan bakal seterusnya atau tidak. Yang jelas saat ini fokusnya untuk Uber dan Trafi saja," pungkas Dimas.
Kolaborasi Uber dan Trafi meneruskan yang kesepakatan serupa yang mereka lakukan di Lithuania pada September silam. Di negeri asal Trafi tersebut, keduanya telah berkomitmen melebarkan kerja sama di kota belahan dunia lain. Jakarta menjadi kota pertama di Asia Pasifik dalam kerja sama ini.