Menyikapi rencana tersebut Honda telah mempunyai acang-ancang meliputi berbagai aspek. Diantaranya, meningkatkan koordinasi terkait pengadaan dalam rangka lebih menjinakan biaya untuk pengembangan dalam industri mobil listri hingga, kendaraan otonom.
Honda bahkan sudah memiliki target terkait kapan memulai memasarkan kendaraan yang dapat bergerak sendiri, yakni sekitar 2020. Sedikitnya, mampu berada di belakang kompetitornya asal Jerman, BMW Group.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga, untuk 2030, Honda dapat hadir dengan berbagai mobil berstandar empat fungsi mengemudi otomatis. Yang mana, mobil-mobil keluaran Honda dapat berjalan dengan sendirinya di jalan raya dan dalam kota dalam kondisi dan situasi apapun.
Intinya, untuk mencapai kemampuan seperti itu akan membutuhkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi pergerakan lalu lintas, bersamaan dengan baterai kamera dan sensor untuk membantu menghindari adanya indikasi kecelakaan.
BMW telah mengatakan akan meluncurkan mobil yang sepenuhnya otonom pada tahun 2021, sementara Ford Motor berencana memperkenalkan kendaraan dengan kemampuan serupa untuk keperluan ride-sharing di tahun yang sama. Nissan Motor berencana meluncurkan mobil yang bisa melaju otomatis di jalan-jalan kota pada 2020.
Honda sendiri telah meningkatkan belanja terkait research and development dengan mengalokasikan rekor 750 miliar yen. (pit)