Dengan kata lain, gravitasi berfungsi untuk menguatkan sinyal dari probe antarbintang sehingga memungkinkan video disiarkan dari jarak jauh, sejauh Alpha Centauri yang merupakan sistem bintang terdekat dengan Bumi.
Hanya saja, manusia belum memiliki probe terlalu jauh untuk memanfaatkan teknologi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:NASA Diklaim Segera Umumkan Keberadaan Alien |
Namun studi lainnya, Hippke mengusulkan teleskop sekitar satu meter bisa digunakan untuk mengirimkan sinyal. Syaratnya, teleskop harus ditempatkan pada titik sekitar 90 miliar km dari matahari. Jarak ini demi mengoptimalkan efek yang dikenal sebagai lensing gravitasi untuk memperbesar sinyal.
Studi kedua peneliti tersebut sebenarnya sudah diprediksi oleh Albert Einstein yang pertama kali melakukan pengamatan pada 1919. Saat itu Einstein mengamati efek lensing gravitasi ketika membelokkan dan memusatkan cahaya ke satu -titik ketika melewati tepi benda besar seperti matahari.
Dengan efek lensing gravitasi, sedikit kekuatan akan menempuh perjalanan jauh menuju transmisi data kembali ke tata surya kita. Kecepatan data akan cukup tinggi sehingga pengiriman gambar dan video dimungkinkan, walaupun saat ini masih memerlukan waktu empat tahun untuk menerima data streaming dari Alpha Centauri.
Lihat juga:NASA Temukan 10 Planet Baru Serupa Bumi |
Seluruh konsep ini sebenarnya bukan sepenuhnya miliki Hippke. Spekulasi sebelumnya menyatakan korona matahari akan mengeluarkan terlalu banyak noise. Namun Hippke-lah yang menemukan bahwa teknologinya bisa digunakan.
"Kami telah menghitung fungsi penyebaran titik, ukuran bukaan, jarak heliocentric, dan frekuensi komunikasi optimal dari probe penerima di SGL (lensa gravitasi matahari)," katanya dalam jurnal yang berjudul "Interstellar communication. II. Application to the solar gravitational lens" yang dipublikasikan di arXiv.org.
Sekadar informasi, data besar sangat diperlukan untuk penjelajahan tata surya. Misi New Horizons di Pluto misalnya telah mengumpulkan dan mengirimkan 6,25 GB data.