Ekeblad merupakan seorang agronom, ilmuwan, salonis, dan bangsawan asal Swedia. Sosoknya dikenal berkat penemuan mengenai teknik ekstraksi alkohol dan tepung dari kentang pada tahun 1746.
Sebelum dijadikan tepung dan alkohol, kentang telah diperkenalkan di Swedia sejak 1658. Namun kala itu kentang hanya dibudidayakan di rumah kacang milik kalangan aristokrat.
Lihat juga:Gaya Google Doodle Sambut Mudik Lebaran |
Penemuan Ekelbald selanjutnya menubah kentang menjadi makanan pokok masyarakat Swedia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penemuan Ekelbald berhasil mengubah kebiasaan masyarakat Swedia dan mengurangi tingkat kelaparan.
Penemuannya itu berhasil mengganti penggunaan bahan-bahan berbahaya dalam kosmetik. Bahkan ia juga telah mengiklankan bunga kentang sebagai hiasan rambut.
Selain berhasil menjadi penemu ekstraksi kentang, ia juga menemukan metode pemutihan teksil kapas dan benang dengan sabun pada 1751.
Di tahun 1778 Ekeblad menderita sakit yang mengharuskannya beristirahat hingga delapan tahun. Enam tahun terakhir hingga akhir hayatnya dihabiskan di Kastil Mariedal. (evn)