Mengutip RideApart, belum lama ini Yamaha diketahui telah menjalin kerjasama dengan Saitama City di Jepang dalam promosi dan bisnis mereka. Adanya kerjasama memberi indikasi, jika tahap produksi tidak akan lama lagi.
Tidak hanya itu, kampanye berjudul E-Kizuna telah mempromosikan listrik sebagai solusi praktis untuk masalah perkotaan seperti kemacetan lalu lintas, parkir hingga polusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Promosi juga mencakup jaringan stasiun pengisian, di mana baterai habis dapat ditukarkan dengan yang baru. Sementara stasiun akan menyimpan persediaan baterai yang terisi penuh dan mengisi ulang yang telah digunakan untuk siklus berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pemberitaannya, Motorcycle Magazine menyebut, Yamaha belum memberi informasi lebih jauh apakah model pra-produksi termasuk pengisian daya opsional atau motor sudah memakai fitur plug-in yang memungkinkan pengisian baterai di rumah.
Saat ini, Yamaha hanya menawarkan E-Vino sebagai pilihan motor listrik dengan kemiripan gaya meyerupai Honda Metropolitan.
Dirilis di pasar Asia tiga tahun lalu, E-Vino jelas terbatas bagi pengguna di perkotaan. Mengingat kisaran jarak tempuh 18 mil dan kecepatan tertinggi 19 mph. Hal itu nampaknya akan berubah dalam waktu dekat melalui kemunculan model Yamaha PE yang diprediksi akan mulai dijual tahun depan. (evn)