Produsen Ponsel Mewah Vertu Tumbang

Ervina Anggraini , CNN Indonesia | Selasa, 18/07/2017 08:11 WIB
Produsen Ponsel Mewah Vertu Tumbang Produsen ponsel mewah, Vertu akhirnya harus menyerah di bisnis ponsel pintar. (Foto: Courtesy of vertu.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketatnya persaingan bisnis ponsel pintar turut berimbas pada produsen mewah, Vertu. Perusahaan pembesut ponsel berlapis swarovski, emas, hingga berlian itu tengah dilanda kesulitan keuangan.

Bahkan, Vertu dikabarkan harus menghapus sekitar 200 jabatan dalam perusahaan.

Tanda-tanda kebangkrutan Vertu sebenarnya sudah terlihat sejak Maret 2016 lalu. Perusahaan yang berbasis di Inggris itu berpindah tangan dari mantan pemilik asal China ke Hakan Uzan, seorang warga pengasingan Turki yang bermukim di Paris.


Menurut laporan The Telegraph, kala itu Uzan berencana membayarkan sanksi administrasi perusahaan yang mencapai US$2,4 juta. Namun laporan keuangan diketahui defisit hingga US$156 juta.

Uzan memilih untuk tetap mempertahankan merek, teknologi,d an lisensi yang dimiliki Vertu.

Namun begitu, seorang juru bicara eksternal Vertu kepada BBC mengakonfirmasi bahwa perusahaan saat ini sudah dilikuidasi.

Ian Fogg, analis dari firma IHS Technology menganggap tumbangnya bisnis Vertu sebagai suatu hal yang tidak mengejutkan. Mengingat hingga kini Vertu masih mempertahankan strategi yangs ama seperti halnya ketika masih mengadopsi sistem operasi Symbian.

"Fakta yang tak biasa (strategi pemasaran), mereka memproduksi ponsel dalam volume yang sangat sedikit dengan harga yang sangat tinggi," ungkap Fogg.

Vertu memang identik dengan ponsel berharga tinggi berkat material premium yang diusungnya.

Strategi tersebut diakui Fogg merupakan pembeda yang bisa dipilih konsumen kelas atas yang menginginkan alternatif ponsel dengan material premium dan kandungan batu mulia.

Sekedar informasi, Vertu merupakan perusahaan yang didirikan oleh Nokia pada 1998. Di tahun 2012, perusahaan mewah ini dijual oleh Nokia dan memutuskan untuk meninggalkan sistem operasi Symbian dan beralih ke Android.